Selasa, 06 April 2010

hidup terencana hidup berkualitas

Hidup mengalir mengikuti kemana arus mengalir. itulah refleksi philosofi hidup untuk menggambarkan kesederhanaan dan kebersahajaan hidup. namun tidak semua orang dapat mencapai impian atau cita-cita dengan memegang prinsip ini, mungkin ada yang mencapai keberhasilan dengan philosofi ini, namun lebih banyak orang yang harus berusaha keras menggapai impiannya. pada level inilah perencanaan diperlukan, perencanaan membantu kita memetakan apa kelebihan dan kekurangan yang kita miliki, perencanaan memetakan langkah-langkah yang harus kita ambil untuk mencapai impian atau cita-cita kita, perencanaan memetakan setiap potensi yang kita miliki untuk mencapai ultimate power.
perencanaan dalam literatur Al-Qur'an bisa diartikan niat, niat dalam solat adalah syarat sahnya solat. jika dianalogikan maka perencanaan adalah syarat untuk meraih kehidupan berkualitas. anda boleh tidak setuju dengan saya, namun saya teringat salah seorang philosof pernah mengatakan, bahwa keberuntungan akan datang pada mereka yang merencanakan hidupnya.
jika kita dapat memetakan kelebihan dan kekurangan yang kita miliki, setidaknya kita dapat menyusun rencana untuk mengoptimalkan kelebihan diri kita dan menyusun rencana untuk mengeliminir kekurangan kita.
dalam literatur Islam dipaparkan bahwa keburukan yang terencana dapat mengalahkan kebaikan yang tidak terencana. hidup adalah anugerah indah yang diberikan Allah SWT, merencanakan adalah potensi yang dapat dioptimalkan, dan impian yang terwujud adalah berkah yang terindah dari Sang Kuasa.

1 komentar: